ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATERI SISTEM EKSKRESI PADA KELAS XI MIPA DI MAN 1 KONAWE SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar siswa pada materi sistem ekskresi kelas XI MIPA di MAN 1 Konawe Selatan (2) Untuk mengetahui faktor kesulitan belajar siswa pada materi sistem ekskresi kelas XI MIPA di MAN 1 Konawe Selatan (3) Untuk alternatif solusi untuk mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi oleh siswa kelas XI MIPA di MAN 1 Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di MAN 1 Konawe Selatan. Data kesulitan belajar siswa pada materi sistem ekskresi diperoleh melalui observasi awal dan wawancara guru dan siswa. Sedangkan data faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa pada materi sistem ekskresi diperoleh melalui wawancara guru siswa dan soal tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa yaitu faktor ingternal dan faktor ekstrenal, faktor internal yang pertama yaitu: (1) kesulitan belajar siswa materi sistem ekskresi pada pembelajaran biologi terdapat aspek kognitif dalam hal ini siswa mengalami kesulitan dalam mengingat nama-nama latin dan kesulitan dalam menjelaskan kembali materi yang telah diajarkan, aspek afektif dalam kesulitan belajar siswa berupa hilangnya fokus pada saat pembelajaran yang sedang berlangsung yang diakibatkan siswa menganggap bahwa mata pelajaran biologi sangat sulit sehingga siswa kurang memberikan respon pada saat pembelajaran sedang berlangsung, serta aspek psikomotorik dalam hal ini berupa bentuk kesiapan siswa sebelum mengikuti pembelajaran. Sedangkan faktor lainnya yaitu faktor eksternal (2) faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa pada materi sistem ekskresi pembelajaran biologi yaitu kurangnya fasilitas yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran seperti buku paket yang layak mata pelajaran biologi, keadaan laboratorium yang kurang memadai untuk melaksanakan proses praktikum siswa dan media pembelajaran yang sangat kurang untuk mendukung proses pembelajaran.


