Analisis Pengendalian Persediaan Dan Pengoptimalan Produksi Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Economic Production Quantity (Epq)

(Studi Kasus: Usaha Terang bulan Indorasa)

Authors

  • fitriyani Fitriyani Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara
  • Nurul Aulia Bohari Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara
  • Hasbi Latif Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara
  • Ulva Mega Puspita Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

Keywords:

Persediaan bahan baku, Optimasi produksi, Economic Order Quantity (EOQ), Economic Production Quantity (EPQ)

Abstract

. Pengusaha makanan perlu memperhatikan efisiensi dalam pengelolaan bahan baku agar dapat menghasilkan produk berkualitas sekaligus memaksimalkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan persediaan bahan baku dan jumlah produksi Terangbulan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Economic Production Quantity (EPQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa persediaan bahan baku pada tahun 2022–2024 masih relatif tinggi, dengan kelebihan produksi masing-masing sebesar 11%, 12%, dan 10,30% dari total produksi. Berdasarkan perhitungan EOQ, jumlah pemesanan optimal bahan baku pada tahun 2022 yaitu: terigu 1.148,91 kg, telur 812,40 butir, gula 573,49 kg, ragi 115,47 kg, baking powder 81,24 kg, garam 81,24 kg, mentega 363,77 kg, dan topping 444,97 kg. Pada tahun 2023, jumlah optimal meningkat menjadi terigu 1.369,85 kg dan topping 530,57 kg; sedangkan pada tahun 2024 menjadi terigu 1.485,25 kg dan topping 575,61 kg. Hasil EPQ menunjukkan produksi optimal berturut-turut sebesar 2.960 kg (2022), 5.537 kg (2023), dan 6.302 kg (2024). Penerapan metode EOQ dan EPQ terbukti dapat membantu perusahaan menentukan jumlah pemesanan serta produksi yang efisien, sehingga mengurangi biaya penyimpanan dan kelebihan produksi.

Downloads

Published

2025-11-12